Anggota DPRD Dapil IV Mandul Tidak Bernyali Sikapi Kisruh Adat Dalam Wilayahnya

Analisa dan Opini: Jendela Publik.Com

Kerinci- jendelapublik.com. Anggota DPRD Dapil IV terkesan diam seribu bahasa tanpa ada sikap sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyatnya. 09/02/2021

Kisruh penyesatan sejarah adat yang terjadi belakangan ini secara umum di Bumi Sakti Alam Kerinci, dan dalam Wilayah Dapil IV pada khususnya.

Anggota DPRD, yang sejatinya adalah penyandang amanah yang dipercayakan oleh rakyat duduk di gedung kehormatan dengan safari serta kursi empuknya, seyogyanya agar bisa peka dan memperhatikan segala bentuk keluhan, permasalahan, kebutuhan masyarakat berdasarkan azas keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Betapa tidak, terkesan miris sekali. Saat gemparnya permasalahan penyesatan sejarah dan tatanan adat istiadat Kerinci oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan dirinya Lembaga Adat Ulayat Depati Rencong Telang Kerajaan Ujung Pagaruyung Pulau Sangkar.

Enam Anggota DPRD Dapil IV, diam seribu bahasa seakan-akan tertidur lelap bersama mimpi indahnya.

Penuh harap, rakyat yang selama ini prihatin atas kejadian tersebut, suara lantang Dewan Terhormat mereka sangat ditunggu dan dirindukan untuk memperjuangkan, menyuarakan kebenaran bersama rakyat.

Perihal inipun menjadi suatu bentuk tanda tanya yang menggunung, Pedulikah Mereka, seberapa pentingkah Adat dan Tatanan Adat Istiadat di Mata Mereka.

Adat istiadat yang semestinya kokoh Dalam wilayah Depati Empat Alam Kerinci, tercoreng tanpa ada kepedulian Pemimpin yang Arif dan bijaksana.

Lupa atau sengaja, tangung jawab mereka sebagai pemimpin dan wakil rakyat sangat dinantikan. Semoga Pemimpin dan Wakil Rakyat yang Mulia serta Arif dan Bijaksana akan terketuk hatinya untuk hadir digarda terdepan merapatkan barisan bersama rakyat membela kebenaran.

Bukan hanya saja tentang politik dan uang tapi rasa solidaritas demi kemaslahatan umat manusia khususnya di wilayah Kabupaten Kerinci (Bumi Sakti Alam Kerinci).

Baca Juga:  KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KERINCI REKRUT 98 PENYULUH AGAMA NON PNS

Jadilah cahaya dalam kegelapan, jadilah terhormat saat dipercayakan, jadilah contoh bukan hanya memberikan contoh, berikan suatu bentuk keikhlasan agar anda akan dikenang.

Karena nasib suatu bangsa atau kaum ada ditangan mereka, Pemimpin yang Cerdas, Berwibawa, Terhormat. Bukan malah sebaliknya, hanya memikirkan isi saku celana.

(Don).

Bagikan :