Antusias Masyarakat Desa Pondok Beringin, Peringati Perayaan Maulid Nabi

Kerinci- jendelapublik.com. Antusias Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertempat di Masjid Raya Nurul Ikhsan Desa Pondok Beringin bersama masyarakat, dihadiri beberapa unsur lapisan masyarakat. Kepala Desa beserta staf, BPD dan Anggota, Lembaga Kerapatan Adat, Tokoh Masyarakat, Kelompok pengajian, dan Pemuda maupun Pemudi. 24/10/2021

قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُوا هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

Artinya: “Katakanlah, dengan anugerah Allah dan rahmatNya (Nabi Muhammad Saw) hendaklah mereka menyambut dengan senang gembira.” (QS.Yunus: 58)

Tidak hanya di Masjid Raya Nurul Ikhsan Desa Pondok Beringin, Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dilaksanakan umat muslim di seluruh penjuru dunia, mulai dari Kota besar hingga ke pelosok desa.

KH.Imanuddin selaku penceramah dalam tausiyah, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW mari kita sambut dengan cara yang baik dan gembira serta Istiqomah mengambil hikmah serta suri tauladan yang baik dari sosok Baginda Nabi sebagai rahmat sekalian alam.

Kelahiran Putra Aminah Nabi Muhammad SAW ke Dunia menjadi ketakutan besar bagi kalangan syaitan. Dengan membawa senjata ampuh bagi umat manusia Ilmu Tauhid dan kalimah Laa Ilahaillalloh yang akan membentengi umat muslim dari sejak lahir hingga akhir usia.

“Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW selain sebagai bentuk kecintaan umat Muslim kepada dirinya, juga sebagai bentuk peningkatan iman di dalam Islam itu sendiri.

Dengan mendekatkan, menguatkan syariat Islam melaksanakan segala bentuk perintah dan meninggalkan segala bentuk larangan dari Alloh SWT.

Islam juga mengajarkan umat manusia secara utuh untuk saling menjaga silaturahmi, yang lebih utama adalah mendirikan shalat. Karena shalat adalah tiang dari Agama Islam, kerjakan shalat baik secara individu maupun secara berjamaah”.

Baca Juga:  Ade Indrayadi: Semua Lini Akan Kita Benahi

“Dilanjutkan, KH. Imanuddin, salah satu hikmah lain yang bisa kita petik dari Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah membangun, meramaikan Masjid serta sedekah. Di dalam sedekah jangan ada sifat ria, tangan kanan memberi tangan kiri tidak boleh tau, begitulah perumpamannya.

Dalam kehidupan sehari-hari dengan adanya pembekalan Iman di dalam hati, tidak adalagi Manusia yang sombong. Sehingga nantinya secara tidak langsung akan menuntun kerendahan di dalam hati manusia itu sendiri. Karena secara luas Shalat adalah tiang Agama, secara umum akan membentuk Akhlakul Karimah yang baik juga”. Jelas ulama kondang Kerinci

(Doni. JP).

Bagikan :