BPK Diminta Audit Material Pembangunan Jalan Sungai Dedap_Danau Tinggi

Kerinci- jendelapublik.com. Proyek Pekerjaan Konstruksi Kabupaten Kerinci Tahun 2019 melalui Tender Pasca kualifikasi Nilai Kontrak Rp.11.200.000.000,00 dengan paket Jalan Sungai Dedap – Danau Tinggi (Lanjutan), diduga gunakan material setempat lokasi galian Illegal.

Dugaan penggunaan material Illegal untuk kegiatan proyek jalan tersebut ternyata begitu besar, yakni lebih kurang 4.000 M3, informasi yang dihimpun lokasi pengambilan material tersebut mencuat nama oknum pejabat PUPR Kerinci.

Jalan Sungai Dedap_Danau Tinggi terletak di Kelurahan Koto Rendah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, luput dari perhatian, karena akses jalan menuju lokasi menggunakan roda empat saat ini begitu jauh, karena harus berputar ke Kayu Aro terlebih dahulu, untuk kendaraan roda dua bisa melewati jalan dari Dinas PUPR Kerinci dengan jarak jauh lebih dekat dibanding melewati Kayu Aro.

“diduga lokasi pengambilan material tersebut milik oknum pejabat dinas PUPR Kerinci, kita temukan bukti-bukti aktivitas penambangan material galian c Illegal di Lokasi Jalan Sungai Dedap_Danau Tinggi, ada aktivitas ayakan dan aktivitas alat berat, BPK diminta audit Materialnya” ungkap Ega aktivis di Kerinci.

Sulitnya mencapai ke lokasi Jalan tersebut, ternyata dimanfaatkan oleh oknum tertentu mengeruk keuntungan dengan cara illegal, dari data yang dihimpun partner media ini kerincitime.co.id, ditemukan bukti-bukti aktiftas penambangan galian C illegal di jalan Sungai Dedap – Danau Tinggi tersebut.

(Red).

Bagikan :