Dana BLT 2021 Kerinci Tertunda Cair Hingga Penghujung Ramadhan, Masyarakat Penuh Harap

Kerinci- jendelapublik.com. Pemanfaatan realisasi anggaran dana desa tahun 2021 dari dampak covid-19 bagi masyarakat, yang terdaftar sebagai penerima menimbulkan tanda tanya besar ditengah masyarakat khususnya dalam wilayah Kerinci.

Penuh harap, terutama bagi masyarakat yang berkategori ekonomi menengah kebawah sangat menunggu pencairan dana tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Pasalnya, beberapa warga yang sempat bercengkrama kepada awak media ini menuturkan “Dampak dari Covid-19 sangatlah menganggu stabilitas ekonomi kerakyatan, selain itu lapangan pekerjaan juga susah, bagaimana kami dapat memenuhi kebutuhan keluarga apalagi ini di bulan ramadhan.

Semestinya regulasi pencairan dana desa yang juga merupakan program dari pemerintah untuk pengentasan ekonomi kerakyatan dari dampak covid-19 bisa terealisasi secara maksimal untuk masyarakat, malah sebaliknya dipersulit, Luar biasa sekali.

Dimana hati nurani dan tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya, apa yang ada dalam pikiran mereka…? Semuanya menyisakan tanda tanya yang begitu mendalam. Ungkapnya

Beberapa Kepala Desa dalam wilayah Kabupaten Kerinci yang enggan dipublis namanya beserta Aparatur saat diwawancarai awak media ini untuk dimintai keterangan terkait permasalahan tersebut beberapa hari lalu juga membeberkan” Kami selaku Pemerintahan Desa telah berupaya semaksimal mungkin agar anggaran regulasi pencairan dana desa, terutama untuk dana bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat yang telah terdaftar dan terverifikasi sebagai penerima bantuan dapat terealisasi di penghujung Ramadhan tahun ini atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Jelasnya

“Lebih lanjut, dengan adanya kucuran dana desa tahun ini terutama khusus untuk dana bantuan langsung tunai yang telah menjadi program dari pemerintah bagi masyarakat, secara tidak langsung dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga mereka, apalagi sebentar lagi memasuki Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga:  Siapa Sosok Dibalik Kemenangan Al Haris-Sani di Kerinci? Ini Komentar Pengamat dan Jurnalis Senior

Tertundanya penyaluran dana ini, bukanlah salah dari Pemerintah Desa, karena sudah berupaya. Tapi adalah tanggungjawab Pemerintah Daerah, Dinas terkait maupun pihak berwenang lainnya. Tutup Sumber

Ketua Aliansi Bumi Kerinci, Harmo Karimi sangat menyayangkan sekali atas kejadian tersebut. Betapa tidak dari manfaat alokasi anggaran desa yang diperuntukan bagi masyarakat selaku penerima bantuan langsung tunai, semestinya bisa dinikmati dan dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi masyarakat, apalagi dalam hitungan jari akan memasuki Hari Raya Idul Fitri. Ternyata pada akhirnya menyisakan duka bagi masyarakat yang amat membutuhkan. Miris, Ungkapnya

Kepala Dinas Pemdes, Syahril Hayadi saat dihubungi awak media ini melalui Akun WhatsApp miliknya untuk dimintai tanggapan atas perihal tersebut tidak memberikan respon, meski pesan tersebut sudah bertanda biru tanda sudah dibaca hingga berita ini di publis.

(Don).

Bagikan :