HebooohH..Pembagian Dana BLT Desa Hiang Karya Ricuh

Kerinci- jendelapublik.com. Realisasi Biaya Langsung Tunai (BLT) Desa yang berlokasi di Kantor Desa Hiang Karya berlangsung ricuh. Jum’at 22/05/2020.

Penyaluran Dana Biaya Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa yang diperuntukan sepenuhnya bagi penerima yang memenuhi syarat dan kriteria, sontak menjadi perhatian publik.

Jauh sebelum ini segala bentuk verifikasi dan administrasi yang sudah disahkan melalui desa setempat sebagai syarat mutlak dalam pencairan dana daerah. Sebanyak 94 penerima BLT Desa Hiang Karya sontak berubah dan memanas saat diumumkan kuota jumlah penerima bertambah menjadi dua kali lipat dari yang dianggarkan sebelumnya.

Sehingga Nominal yang semestinya diterima masyarakat sebanyak Rp.600.000 berubah menjadi Rp.300.000 secara tidak langsung warga menjadi protes terhadap kebijakan yang diambil Kades (Sanusi) tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu sebelum pembagian.

Dari sumber yang diterima media ini dan juga video rekaman saat dimana acara pembagian dana BLT tersebut terlihat warga menjadi geram dengan sikap yang dilakukan oleh Kepala Desa tersebut.

Berdasarkan dalam amanat PERPU NO 1 TAHUN 2020 juga sudah dijelaskan tentang Kebijakan Keuagan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pendemi Covid-19 dan dalam bahaya ancaman menghadapi stabilitas perekonomian nasional.

Juga pada poin tersebut juga dijelaskan tentang kriteria penerima BLT juga harus diluar dari penerima bantuan daerah ataw pusat.

Dari keterangan sumber, bahwa Kepala Desa Sanusi juga terkesan menutup diri baik dengan data penerima BLT maupun dengan bantuan lainnya. terutama untuk penerima sembako sebelum ini. padahal data yang diterima dari Dinas terkait berdasarkan data dari Desa.

” Kami sangat kecewa dengan Sanusi Selaku Kepala Desa, Karena berani mengambil suatu kebijakan yang salah sehingga merugikan warga, dan menghilangkan hingga berani membagi nominal untuk yang berhak menerima BLT dengan yang lain.

Baca Juga:  DANRAMIL 417-03.AH SILATURAHMI DENGAN MASYARAKAT

Dari kericuhan yang terjadi, Pembagian Dana BLT terpaksa ditunda, tak pantas hal ini terjadi padahal warga sangat membutuhkan disaat sela-sela lebaran.

Sanusi selaku Pejabat Kepala Desa saat dihubungi melalui akun jejaring sosial miliknya (WA) dan Tlpn seluler untuk dimintaai keterangan tidak memberi balasan sama sekali.

(Tim).

Bagikan :