Kinerja Inspektorat Kabupaten Kerinci, Kembali Dipertanyakan Publik

Kerinci-jendelapublik.com. Dinas Inspektorat Kabupaten Kerinci selaku ujung tombak dalam meminimalisir terjadinya Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam Administrasi Dinas Instansi begitu juga dengan Administrasi Keuangan Desa berbau tidak sedap. 07/09/2020

Berdasarkan tugas Inspektorat Daerah mempunyai fungsi perencanaan program pengawasan, perumusan kebijakan dan fasilitasi pengawasan, pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan, pemeriksaan serta pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati di bidang pengawasan. Namun dalam hal ini berdasarkan hal diatas jauh dari kata memuaskan.

Contoh lain, Hal itu terlihat baru-baru ini dari Puluhan Masyarakat Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat yang melakukan Orasi didepan Kantor Bupati Kerinci, sangat meragukan kinerja dari Dinas Inspektorat dalam melakukan Pemeriksaan Anggaran Dana Desa Tahun 2018-2020 untuk realisasi pembangunan dalam desanya.

Sejumlah Pendemo juga menuntut Keadilan, agar Kepala Desanya dicopot Dari Jabatan mengenai dugaan Realisasi Anggaran Dana Desa 2018-2020 yang tidak berjalan sebagai mana mestinya.

Dalam masa pendemo yang hadir juga terdapat berbagai unsur yang ada dalam lapisan masyarakat, terkait hal tersebut juga menyebar dengan cepat melalui pemberitaan media Kerinci dan Sungai Penuh.

Masyarakat selaku Pendemo juga meminta Tim dari IRBAN Dinas Inspektorat wilayah Kecamatan Air Hangat Barat untuk turun langsungĀ  kembali mengaudit hasil temuan dilapangan. Namun sebaliknya dari hasil Inspektorat turun selama ini di beberapa keluhan tidak ada kejelasan sehingga mereka menilai bahwa kinerja Inspektorat selama ini tidak membuahkan hasil ataw diduga adanya unsur kesengajaan.

Hanya turun-turun saja hasilnya tidak pernah terkuak, seolah-olah ada unsur kesengajaan.

“Gak Bertaji Inspektorat itu, mana ada kades yang dapat divonis bermasalah, walaupun pekerjaan gak ada yang benar”.

Baca Juga:  Transparansi Anil Ampali (Kades) Simpang Empat Belui Sukses Salurkan Dana BLT Tahap II

Plt. Sekretaris Inspektorat Kabupaten Kerinci (Rakani Muis) saat ditemui Media Jendela Publik dan Media Geger diruang Kerjanya untuk dimintai tanggapan terkait hal tersebut menyampaikan” Setda Kabupaten Kerinci juga sudah memanggil kami dari Dinas Inspektorat untuk melakukan pendalaman selama 14 hari kerja terkait kasus tersebut.

Namun kami akan berupaya melakukan semaksimal mungkin untuk melakukan Audit kembali, andaikata memang ada terdapat temuan. Kami akan minta Pemerintahan Desa setempat untuk mengembalikan sesuai jumlah ataw nominal yang ada. Ujarnya

Saat ditanya apakah ada konsekuensi bagi Desa yang melakukan pelanggaran tersebut, kembali Rakani Muis (Plt.Sekretaris Inspektorat) mengutarakan, kami juga tidak bisa serta mertanya untuk memberikan keputusan akhir agar jabatan Kepala Desa Koto Duo Baru Semurup untuk Dicopot dari jabatannya sesuai yang dikehendaki oleh masyarakatnya.

Kita akan tetap mengacu pada kaidah hukum yang berlaku, dan hasil pemeriksaan kembali dari kami, akan kami naikan juga kembali kepada Setda dan Bupati Kerinci, kurun waktu tiga hari ini akan ada hasil. Tutupnya

IRBAN 4 (Yosmadi) selaku penanggung jawab dalam menangani Pemeriksaan Administrasi Keuangan Anggaran Dana Desa Wilayah Kecamatan Air Hangat Barat, saat dikomfirmasi diruang kerjanya untuk dimintai tanggapan terkait dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa Koto Duo Semurup 2018-2020 yang dilakukan oleh Kepala Desa setempat, sedang tidak berada ditempat sampai berita ini diterbitkan.

(Don).

 

 

Bagikan :