Lapisan Masyarakat Koto Duo Baru Semurup Minta Copot Jabatan Kades

Kerinci- jendelapublik.com. Lapisan Masyarakat Koto Duo Semurup Minta Bupati Kerinci Copot Jabatan Kepala Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat. 31/08/2020

Ratusan Pendemo yang tergabung dari beberapa unsur yang ada dalam Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat, Mulai Dari BPD, Aparatur Desa, Ibuk-Ibuk PKK, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Lainnya Sambangi Kantor Bupati Kerinci dengan tuntutan agar Bupati Kerinci Mencopot Jabatan Kepala Desa “Radius Prawira”

Hal ini dilakukan karena beberapa suatu alasan yang tidak sepadan atas ketidak berhasilan kinerja Seorang Kepala Desa dalam memimpin dan menggunakan Anggaran Dana Desa yang baik untuk masyarakat setempat.

Ketua Karang Taruna Koto Duo Semurup (Anggel Prapa Edia) yang juga merupakan Ketua Lapangan dalam Orasi ini saat dikonfirmasi menyampaikan :

Kami atas Nama Masyarakat sangat kecewa sekali dengan Kinerja Kepala Desa Koto Duo Semurup (Radium Prawira) selama menjabat sebagai Kepala Desa. Pasalnya selama menjabat sebagai Kepala Desa pembangunan yang ada didesa tidak ada sama sekali, sementara Anggaran Dana Desa yang cukup besar itu SPJ nya Fiktif semua sehingga merugikan masyarakat banyak.

Mulai dari Dana Desa Periode 2018 sampai 2020, Pengelolaan Dana Desa yang tidak transparan ataw dikelola secara sewenang-wenang tanpa ada musyawarah desa. Realisasi Pembangunan Gedung Serba Guna, Irigasi 2018-2019 tidak ada sama sekali sedangkan Di SPJ ada. Penyaluran Dana Covid-19 yang tidak transparan.

Kami atas nama masyarakat merasa sangat dirugikan oleh Kepala Desa dan Bendahara, untuk itu kami sangat berharap dengan tegas Kepada Bupati Kerinci dan Dinas terkait agar menindaklanjuti hal ini dengan serius demi terwujudnya dan berjalannya suasana yang kondusif ditengah Masyarakat Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat. Terakhir Dengan tegas dan semangat Ketua Orasi minta jabatan Kepala Desa ” DI COPOT ” Tutupnya.

Baca Juga:  ZULPARI, Kepala Desa Pungut Mudik Salurkan Dana BLT Triwulan III

Beberapa orang pendemo dari kalangan Ibuk-Ibuk juga menyampaikan hal senada agar jabatan Kepala Desa Koto Duo Semurup segera dicopot. Kami merasa Kinerja Kepala Desa ini tidak berjalan secara optimal sebagai mana yang dihendaki masyarakat desa. Salah satu contoh kami dari PKK Desa cuman diberikan Honor sementara Uang kegiatan tidak diberikan, bagaimana Desa mau maju. Jelasnya

Tidak berhenti sampai disini kami akan mengunjungi Dinas Inspektorat dan Pemdes untuk dapat mengaudit dan turun kedesa memantau Kinerja Kepala Desa ini, jangan tutup mata coba lihat realita dan fakta yang ada agar Roda Pemerintahan Desa berjalan dengan segala capaian yang ada. Sesuai yang dikehendaki oleh masyarakat pada umumnya.

(Don).

 

 

Bagikan :