LSM Gerham Aksi: Penyaluran Dana BLT Desa Lindung Jaya Diduga Tidak Tepat Sasaran

Kerinci- jendelapublik.com. Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Lindung Jaya Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci bersumber dari Dana Desa diduga tidak transparan dan tidak tepat sasaran. 13/08/2020

Pemerintah Desa yang secara umum sebagai penopang demi selarasnya internal hubungan masyarakat dengan Pemerintahan Desa dan berbuah sebuah keadilan dan pemerataan dengan hak yang sama namun berbanding terbalik sesuai dengan fakta.

Penyaluran Dana BLT yang dikucurkan Pemerintah Daerah melalui Pemerintahan Desa Lindung Jaya yang seyogyanya diperuntukan dalam penanganan dampak dari pandemi covid-19 sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada terkesan berbau tidak sedap.

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Desa PPDT Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa, PPDT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Untuk membantu Ekonomi Kerakyatan sesuai verifikasi dan tepat sasaran.

Hal itu tentunya bertujuan untuk membantu masyarakat miskin yang rentan secara ekonomi dan sosial untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari selama pandemi Covid-19.

Ketua LSM Gerham Aksi (Syafrizal) melalui media ini menyampaikan, berdasarkan pantauan kami di lapangan dan dari sumber yang dapat dipercaya bahwa, Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Lindung Jaya dibawah Pimpinan Kades Sarlan, diduga tidak tepat sasaran. Ironisnya penerima bantuan tersebut rata-rata juga dari kalangan keluarga para Perangkat Desa dan keluarga Kepala Desa yang di Prioritaskan.

Padahal masih ada warga yang lebih pantas menerima bantuan tersebut, dan boleh dikategorikan layak sebagai penerima namun tidak terdata. Jelasnya

Lanjutnya lagi, Imformasi ini kita dapatkan berdasarkan keterangan warga setempat (Desa Lindung Jaya Kecamatan Kayu Aro) yang enggan di sebutkan namanya kepada kami * LSM GERHAM AKSI *

Baca Juga:  Mantan Kades Pondok Kecamatan Bukit Kerman (Indra Jaya),Enggan Kembalikan Aset Desa

Kalau dirinya tidak pernah sama sekali mendapatkan program bantuan dalam bentuk apapun baik itu bantuan dari Desa, bantuan dari Kabupaten maupun bantuan dari Provinsi. Padahal saya hidup sebatang kara suami saya sudah meninggal bahkan saya tinggal didalam rumah yang berdindingkan papan yang sudah rapuh.

Berdasarkan keterangan sumber diatas saya Syafrizal selaku Ketua LSM GERHAM AKSI meminta kepada Kepala Dinas PMD dan Bupati Kerinci untuk memanggil dan mengaudit kinerja dari pada Sarlan selaku Kepala Desa Lindung Jaya Kecamatan Kayu Aro tersebut. dan jika terbukti benar atas dugaan penyelewengan tersebut sesuai dengan keterangan sumber kepada saya, maka atas nama LSM GERHAM AKSI meminta kepada Dinas Terkait dan Bupati Kerinci untuk menindak lanjuti kasus ini berdasarkan Aturan dan Hukum yang berlaku serta memberikan sangsi.

Sebelum dan sampai berita ini diterbitkan, kita juga sudah berulang kali mencoba menghubungi Sarlan Selaku Kepala Desa. Baik di Kantor Desa, maupun di kediaman rumah pribadinya untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait kasus tersebut namun tidak membuahkan hasil. Tutupnya

Sumber: LSM GERHAM AKSI

(Don)

Bagikan :