*LSM KOMPEJ* Telusuri Dugaan Adanya Bumdes Fiktif Desa Pondok Kecamatan Bukit Kerman

Kerinci- jendelapublik.com. Sejatinya Pengelolaan Dana Desa yang telah menyertakan modal untuk Program Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi masyakarat desa. Baik Pendapatan Asli Desa (PADES), maupun untuk membantu masyarakat Desa.

Namun tidak demikian yang terjadi di Desa Pondok Kecamatan Bukit Kerman, Bumdes di Desa tersebut terkesan fiktif, dimana kegiatan ini sama sekali tidak berjalan sebagai mana mestinya, padahal Desa sudah menyalurkan penyertaan modal pada pengusulan APDes secara tahunan dan secara berkala.

Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu masyarakat Desa Pondok Kecamatan Bukit Kerman yg enggan namanya dipublis, ia menuturkan bahwa Dana Bumdes di Desanya terindikasi Korupsi. Pasalnya, hingga saat ini masyarakat belum melihat adanya kegiatan Bumdes sampai saat ini.

Dari data yang kami peroleh untuk sementara waktu, Anggaran Dana Bumdes sudah dianggarkan dan dikucurkan pertahun secara berjenjang oleh Kepala Desa (Indra Jaya) yang masih menjabat Sebagai Kepala Desa waktu itu.
2014 Rp. 8.000.000,
2016 Rp. 40.000.000
2018 Rp. 48.000.000
Itu nominal yang kami peroleh untuk sementara berdasarkan data yang ada namun kami akan tetap menggali data lebih lanjut. Bebernya

Lanjutnya lagi, kami juga akan menggiring kasus ini keranah Hukum bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM KOMPEJ). Tutupnya

Ketua LSM KOMPEJ (Harmo) melalui media ini, sangat menyayangkan sekali atas kejadian tersebut. Sehingga dugaan indikasi adanya Korupsi Dana Bumdes ini seolah-olah sudah berjamaah. bagaimana tidak, mulai dari tingkat desa sudah ditugaskan Pendamping Desa untuk membina dalam penggunaan Dana Desa, sampai pada pihak Kecamatan juga adanya verifikasi dan memberikan rekomendasi untuk proses pencairan Dana tersebut, kok bisa terjadi begini. Tegasnya

Baca Juga:  ALVIA SANTONI TERPILIH SEBAGAI KETUA PSSI SUNGAI PENUH

Berdasarkan laporan warga baru-baru ini kepada kami selaku LSM KOMPEJ untuk melakukan Investigasi dilapangan dan memastikan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Atas nama Ketua LSM KOMPEJ, akan menaikan kasus ini keranah Hukum Polres Kerinci guna untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut, andai kata terdapat kesengajaan dalam penyelewengan wewenang dalam penggelapan Dana BUMdes tersebut berdasarkan bukti yang akurat oleh Pengguna Anggaran Penuh semasa jabatan Kepala Desa Pondok Kecamatan Bukit Kerman (Indra Jaya), Silakan tangkap berdasarkan aturan yang ada, tegasnya kembali.

Mantan Kepala Desa Pondok (Indra Jaya) saat dihubungi media ini guna komfirmasi lebih lanjut terkait permasalahan ini tidak dapat ditemui, begitu juga saat dicoba kembali untuk dihubungi melalui telpon seluler miliknya bernada tidak aktif, sampai berita ini dinaikan.

(Don).

Bagikan :