Mubes IMKS-UNP Terindikasi Curang, 60% Peserta Menolak Hasil

Kerinci- jendelapublik.com. Ikatan Mahasiswa Kerinci Sungai Penuh Universitas Negeri Padang (IMKS-UNP) melaksanakan Musyawarah Besar (MUBES) di Ruang Pola Kantor Bupati Minggu, 26 September 2021.

MUBES dilaksanakan secara daring dan luring. Adapun yang menjadi alasan penolakan MUBES tersebut adalah suara Mahasiswa yang ikut di zoom tidak didengarkan, padahal di tata tertib, bahwasanya peserta yang mengikuti MUBES secara daring disahkan sebagai peserta penuh.

“Mendapat informasi dari mahasiswa baru yang juga menjadi peserta MUBES untuk menjadi anggota IMKS-UNP angkatan 2021 bahwa Ketua Umum yang menjabat pda periode sebelumnya (Elsy Ramatika Ayu), mendoktrin mahasiswa baru tersebut untuk memilih salah satu calon ketua umum IMKS-UNP yang baru, Dan terindikasi adanya keberpihakan sebagian
pengelola (Panitia dan Presedium sidang) kepada salah satu calon ketua umum yang baru.

Presedium sidang tidak memahami teknik sidang, (dibuktikan dengan ketukan palu yang tidak sesuai dengan penggunaan palu sidang). Serta admin juga diduga kuat terindikasi curang, hal itu dibuktikan dengan peserta yang boleh masuk ke dalam ruang zoom masih dipilih-pilih dan hak suaranya tidak didengarkan. Sebagian panitia merasa kecewa dan memilih untuk keluar dari forum karena suasana MUBES tidak sesuai dengan tata tertib yang berlaku”. Ungkap Jeki Fitria Pengurus IMKS sebelumnya.

Berdasarkan poin-poin diatas untuk itu 60% peserta penuh menolak hasil MUBES, jelasnya lagi

(Red).

Bagikan :