Nyaris Ambruk, Begini Keadaan MAN 2 Pasca Longsor

Sungai Penuh- jendelapublik.com. Bukan hanya kebanjiran saja, kota Sungai Penuh juga diterjang longsor di Desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai gara-gara hujan lebat mengguyur lebih dari 5 jam hari Minggu (8/11/20).

Tak jauh dari permukiman warga, lokasi longsor bersebelahan dengan rumah masyarakat yang bermukim di Desa Air Teluh, yakni bangunan milik Pemerintah MAN 2 Kota Sungai Penuh.

Tak ayal, kawasan longsor tersebut mengikis tebing bangunan MAN 2 yang mengakibatkan bahaya bagi anak-anak yang bermain di lokasi dan gedung bangunan juga yang terancam ambruk.

Ibarat telur di ujung tanduk, jika tidak direspon cepat oleh Pemerintah, bangunan lembaga pendidikan MAN 2 ini terancam amblas dibawa tanah longsor pada seketika waktu saja, karena terlihat sudah dimakan longsor disudut ruangan Belajar depan bangunan lembaga pendidikan ini.

Masyarakat Desa Air Teluh dikonfirmasi penulis dilokasi yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir dengan kondisi bangunan Sekolah tersebut yang terancam roboh.

“Longsor ini disebabkan hujan lebat mengguyur kemaren, hingga menyebabkan longsor di tepi bangunan yang tidak memiliki penahan tebing, kami khawatir kalau-kalau anak-anak bermain di sana dan timpa bangunan tersebut, kita minta pemerintah segera lakukan pencegahan dengan menyisir lokasi dengan melakukan perbaikan segera,” ujar warga Air Teluh kepada penulis.

Berdasarkan fakta dilapangan, longsor yang mengikis bangunan milik Pemerintah tersebut, Kepala BPBD Kota Sungai Penuh, Drs. Abrar Dani dikonfirmasi membenarkan kejadian longsor tersebut, kata dia, “Ya, memang benar ada longsor di Desa Air Teluh Kecamatan Kumun Debai, dan laporan itu sudah kami terima dan sesegera mungkin akan kami tindak lanjuti, karena dinilai sangat membahayakan, dan kami akan berkordinasi dengan Dinas PU Kota Sungai Penuh untuk tindakan selanjutnya,” ujar Abrar.

Baca Juga:  792 Paket Bantuan Sembako Tahap III Sukses Disalurkan Pemdes Desa Gedang

“Selain PU, Kami BPBD juga akan berkordinasi dengan pihak Kemenag, dan hasil tersebut akan kita laporkan ke pusat, dan tim reaksi cepat (TRC) sudah bekerja,” tambah Abrar.

Senada dengan Syafri Juana Kepala MAN 2 Kota Sungai Penuh dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya dia juga membenarkan adanya musibah longsor yang terjadi di MAN 2 Kota Sungai Penuh yang berlokasi di Desa air Teluh Kecamatan Kumun Debai.

“Ya benar ada longsor di MAN 2, dan itu sudah kami laporkan ke instansi terkait yaitu BPBD Kota Sungai Penuh, karena mereka yang memiliki kewenangan dalam hal bencana, kita harap longsor tersebut bisa diatasi secepatnya, karena sangat membahayakan warga sekitar dan Bangunan itu sendiri, yang terancam roboh, dan itu kita serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menangani hal ini,” ujar Syafri Juana Kepala MAN 2 Kota Sungai Penuh.

Masyarakat Desa Air Teluh juga berharap kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh segera menyulap situasi tersebut seperti halnya pasar Tanjung Bejure yang diselesaikan hanya dengan satu malam saja.

(Tim).

Bagikan :