PJS Kepala Desa Hiang Tinggi Didemo Warganya, Terkait Data Perima BLT

Kerinci- jendelapublik.com. Prioritas utama alokasi anggaran dana desa dari dampak Covid-19, bertujuan untuk pengentasan ekonomi kerakyatan. Sehingga membantu stabilitas ekonomi kerakyatan itu sendiri. 11 Juni 2021

Wajar, terjadinya Aksi protes warga desa Hiang Tinggi Kecamatan Sitinjau Laut hingga mencuat ketengah publik.

Hal tersebut berawal dari data penerima dana bantuan langsung tunai (BLT) yang tumpang tindih atau data ganda, pasalnya data penerima BLT terjadi jumlah pengurangan.

Warga merasa ada ketimpangan dalam data tersebut, karena ada beberapa warga selaku penerima  bantuan Program PKH juga mendapatkan dana bantuan langsung tunai (BLT).

Hal itu tentunya menjadi momok tidak sedap ditengah masyarakat desa Hiang Tinggi itu sendiri, seolah-olah ada suatu bentuk kesan ketidak Adilan ditengah masyarakat atau pilih kasih.

Penyaluran dana bantuan langsung tunai (BLT) yang dijadwalkan pada hari Rabu tanggal 09 Juni 2021 terpaksa ditunda. Dikarenakan kondisi yang tidak memungkinkan, besar kemungkinan akan menimbulkan kericuhan.

Salah satu sumber kepada awak media ini menuturkan “Penyaluran dana BLT untuk desa Hiang Tinggi gagal dilaksanakan, karena ada aksi Protes warga yang ditujukan kepada PJS Kepala Desa Hiang Tinggi.

“Mengapa kami tidak lagi menjadi penerima bantuan langsung tunai BLT, sementara ada beberapa warga yang menerima Program PKH juga menerima dana BLT, secara tidak langsung itu sudah menyalahi aturan karena itu tidak tepat sasaran, apalagi data tumpang tindih”. Ungkap Sumber

PJS Kepala Desa Hiang Tinggi (Pahrudin, SAg) Kecamatan Sitinjau Laut, Sampai berita ini diterbitkan belum bisa memberikan keterangan. Saat dicoba untuk dikonfirmasi lebih lanjut dikediamannya tidak dapat ditemui, begitu juga saat dicoba dihubungi melalui telepon seluler miliknya selalu bernada tidak aktif.

Baca Juga:  Diusung Masyarakat, Jon Efendi Resmi Daftarkan Diri Sebagai Calon Kades Defenitif

(Don).

Bagikan :