Rakani Muis (Plt.Inspektorat) Kerinci Dipanggil Penyidik Polres

Kerinci- jendelapublik.com. Pertanggung jawaban kinerja Inspektorat Kerinci dalam pengawasan penggunaan anggaran keuangan Dana Desa berlanjut keranah hukum. 15/09/2020

Inspektorat yang mempunyai tugas pokok, Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan Pemerintahan di Daerah, pelaksanaan pembinaan atas penyelengggaraan pemerintah desa dan pelaksanaan urusan pemerintah desa.

Juga berfungsi, untuk perencanaan program pengawasan perumusan kebijakan dan fasilitas pengawasan, dan pemeriksaan, pengusutan, pengujian dan penilaian tugas pengawasan.

Kinerja yang dilakukan Inspektorat terkesan tidak berjalan secara maksimal dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Alhasil, ragam polemik dan masalah muncul ataw mencuat atas ketidak puasan masyarakat pada Inspektorat dalam menengahi dan mengambil keputusan secara tegas dalam penyelewengan Anggaran Dana Desa.

Salah satu contoh yang masih terngiang ditelinga, Baru-baru ini Orasi dari lapisan masyarakat Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat di depan Kantor Bupati Kerinci yang meminta Kepala Desanya di Copot dari jabatannya atas dugaan penyelewengan penggunaan Anggaran Dana Desa 2018-2020.

Masyarakat selaku pendemo pada saat itu kecewa dan juga mengeluhkan atas Kinerja Inspektorat yang tidak tegas dalam mengawasi, mengevaluasi, mengaudit Penggunaan Dana Desa secara optimal.

Mereka juga berasumsi adanya dugaan permainan antara Kepala Desa dan Inspektorat dalam memuluskan sebuah masalah dan berpihak dengan kepala desa terkait, tentunya dengan hitungan angka-angka, ucap mereka.

Hingga saat ini pertanggung jawaban dari pengawasan keuangan dari Inspektorat berbuntut keranah hukum.

Rakani Muis (Plt.Inspektorat Kerinci) saat dikonfirmasi media ini dan media gegeronline diruang kerjanya membenarkan hal itu, iya saya dipanggil Penyidik Polres Kerinci hari kemaren Senin tanggal 14/09/2020 dengan surat panggilan menghadap secara resmi.

” Saya dipanggil Penyidik Polres Kerinci dimintaai keterangan tentang hasil Laporan Auditor Pengawasan Keuangan secara umum yg tidak bisa dijelaskan satu persatu, termasuk hasil Auditor Laporan Keuangan Dana Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat setelah masyarakat melakukan orasi beberapa minggu lalu, dan itu sudah kami lakukan pendalaman selama 14 hari kerja.

Baca Juga:  GUSFARMAN MAJU DI PILKADES KOTO TINGGI

Untuk hasil akhir belum bisa kita pastikan, kapasitas kami hanya memberikan hasil Laporan sebagai pertanggung jawaban. Seakan menutupi realita dan fakta yang sebenarnya, dengan singkat ia menyampaikan kita tetap mengambil suatu kebijakan untuk langkah terbaik bagi Desa Koto Duo Semurup.

Sebelum mengakhiri pembicaraannya dengan media ini di ruang kerjanya, ia juga menyampaikan bahwa, “di Polres tadi juga tampak hadir Anggota BPD Desa Koto Duo Semurup, tapi saya juga tidak tau apa maksud dan keperluan mereka datang kesitu. Tutupnya

(Don).

 

 

Bagikan :