Tampil Prima dan Menohok, AZAS Akan Siapkan *Kartu Korner M* Untuk Milenial

JAMBI- jendelapublik.com. Paslon 01 Cawako Sungai Penuh Ahmadi Zubir-Alvia Santoni tampil prima pada Debat Kandidat Cawako Sungaipenuh yang berlangsung Rabu (18/11/2020) di Swiss Ball Room Hotel Kota Jambi.

Keduanya menguasai panggung dengan menyampaikan visi dan misi serta strategi mewujudkan perubahan di bumi Sahalun Suhak Saltuh Bdea.

Ahmadi dan Antos juga mengurai secara detil strategi menyelesaikan carut marut persoalan krusial yang dihadapi masyarakat. Persoalan sampah, kemacetan, banjir dan krisis air bersih yang membuat masyarakat menjerit, akan dituntaskan jika masyarakat mempercayai keduanya jadi Walikota dan Wakil Walikota Sungaipenuh.

Banjir yang jadi momok masyarakat delapan kecamatan, akan segera teratasi. Banjir ini disebabkan sarana dan prasana pendukung yang ada di Kota Sungai Penuh dikerjakan asalan sehingga tidak bisa mengalir air dengan baik.

Berkembangnya pemukiman juga jadi pemicu banjir, makanya kedepan penataan tata ruang akan dikonsep dengan baik, termasuk penanganan rusaknya lahan di hulu. “Penanganan banjir tidak lepas dengan kerjasama yang baik antar Pemkot dan Pemkab Kerinci. Ini akan kita lakukan sehingga banjir bisa teratasi khususnya di tiga kecamatan. Hamparan Rawang, Koto Baru dan Tanah Kampung,” kata Ahmadi.

Persoalan sampah juga jadi perhatian serius. Saat ini sampah berserakan sehingga menimbulkan bau busuk, khususnya di Pasar Tanjung Bajure. Tempat pembuangan akhir sampah (TPA) akan ditangani dengan baik dengan mentaati lingkungan yang sehat.

“Tempat pembuangan sampah di Renah Kayu Embun (RKE) ini menyalahi aturan dan merusak lingkungan akan dipindahkan. RKE dikembalikan pada fungsinya jadi kawasan penghasil sayur-sayuran dan hasil pertanian lainnya,” kata Ahmadi.

Demikain juga kemacetan yang menjadi problem mendasar ketertiban Kota Sungai Penuh akan didesain dengan membuka jalur-jalur baru dan pengembangan kota. Pusat-pusat keramaian perdagangan ke depan akan ditertibkan sehingga kawasan tidak  menumpuk.

Baca Juga:  Kepala Desa Penawar Tinggi Salurkan Dana BLT Perdana Didesanya

“Kemacetan akan ditangani dengan baik, parkir ditertibkan dengan membangun fasilitas parkir yang modern,” katanya.

Demikian juga persoalan pendidikan, Paslon 01 akan mewujudkan satu rumah satu sarjana. Juga mempermudah anak muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan bantuan biaya siswa. “Ini sudah kami buktikan. Ratusan bahkan ribuan sarjana  baru mendapatkan biaya siswa sehingga mereka dengan mudah untuk melanjutkan pendidikannya,” kata Alvia Santoni.

Yang tidak kalah menarik lagi, Dari sekian banyak argumentasi dari kedua kandidat, ada yang lebih menarik bagi kaum milenial. AZAS akan memberikan perhatian lebih kepada kaum milenial Kota Sungai Penuh (The Young Entrepreneur Card) kartu pengusaha muda ataw yang disebut Korner M (Komunitas Entrepreneur Milenial).

Ini adalah tantangan bagi kaum milenial Kota Sungai Penuh dalam menghadapi revolusi industri 4.0, hal ini tentunya juga akan menambah lapangan pekerjaan. Apalagi yang kita ketahui Kota Sungai Penuh merupakan pusat ekonomi bagi wilayah sekitar.

(MC).

Bagikan :