Tegang!!!, Ini Bagian Persoalan Dewan VS PUPR Kerinci

Kerinci- jendelapublik.com. Meskipun bukan semua paket Proyek di Kabupaten Kerinci dipertanyakan Dewan, hinga berujung ricuh, menjadi banyak polemik intelektual bagi kedua belah pihak. 22 April 2022

Arogansi oknum Anggota Dewan menjadi pemicu kericuhan hingga tertunda pembahasan 3 paket proyek yang menjadi pembahasan Dewan dengan PUPR Kerinci.

Ternyata Dinas PUPR Kerinci sudah menjelaskan secara detail kepada Dewan. Dimana realisasi anggaran kebutuhan tiga mega proyek yang tengah dibangun oleh Pemkab Kerinci baru 25 persen dari dana yang dibutuhkan untuk islamik center, 11 Persen realisasi dana yang dibutuhkan untuk dua Rumah Sakit.

Adapun Rincian dana untuk tiga pembangunan proyek tersebut diantaranya, kebutuhan dana pembangunan Komplek Islamic center sebanyak 36 Milyar, yang terealisasi baru 9 Milyar atau 25 persen dari total yang direncanakan.

Pembangunan Rumah Sakit Ujung ladang kebutuhan dana fisik sebanyak 96 Milyar, namun yang baru terealisasi hanya 11 Milyar atau 11 persen. Sedangkan untuk Rumah Sakit Bukit Kerman kebutuhan dana sebanyak 164 Milyar terealisasi baru 11 Milyar atau 5,60 Persen.

“Anggaran yang baru realisasi untuk Islamik Center sebanyak 9 Milyar dengan empat tahap. Sedangkan dana yang dibutuhkan 36 Milyar. Dana 9 Milyar itu bukanlah pembangunan islamik saja, namun terdiri dari dua bangunan, 1 bangunan kantor dan bangunan islamik,” ujar Maya Kadis PU PR Kerinci.

Dipaparkan, untuk pembangunan dua Rumah Sakit, baru dibangunan dengan dua tahap tahun 2020 dan 2021. “Untuk dua tahap tersebut baru dianggarkan 11 Milyar untuk Rumah sakit ujung ladang dan Bukit Kerman, sementara kebutuhan 164 Milyar untuk Bukit Kerman, 96 Milyar kebutuhan Rumah Sakit Ujung Ladang. Ini dari hasil perencanaan konsultan tahun 2019,” jelasnya.

Baca Juga:  Kinerja Inspektorat Kabupaten Kerinci, Kembali Dipertanyakan Publik

Dinas PUPR Kerinci sudah memaksimalkan anggaran, tentu ada prioritaskan program pembangunan lainnya. Seperti pembangunan jalan, drainase dan irigasi. “Kalau di fokuskan untuk dana rumah sakit, islamic center, tentu tidak cukup, sementara kita ada proritas program pembangunan lainnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, tahun 2022, pagu dana untuk lanjutan pembangunan rumah sakit ujung ladang 4 Milyar, 800 juta untuk Rumah sakit Bukit Kerman dan 2 Milyar pagu dana Islamik Center.

(*).

Bagikan :