Yosmadi (IRBAN IV Inspektorat Kerinci) Diduga Tak Bertaji Dalam Pengawasan Realisasi Anggaran Dana Desa

Kerinci- jendelapublik.com. Diduga lemahnya kinerja Inspektorat Kabupaten Kerinci dalam pengawasan dan pembinaan terkait penyelewengan Anggaran Dana Desa menimbulkan aroma tidak sedap ditengah masyarakat. 14/09/2020

Hal ini berdasarkan orasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat beberapa minggu lalu di depan Kantor Bupati Kerinci, Orasi beberapa unsur dari masyarakat meminta Bupati Kerinci (Adirozal) untuk mencopot Jabatan Kepala Desa selaku pengguna anggaran penuh dalam desanya.

Berdasarkan Publis Berita oleh media ini saat berada dilokasi orasi pendemo tanggal 31/08/2020 ” Kami atas nama masyarakat merasa sangat dirugikan oleh Kepala Desa dan Bendahara, untuk itu kami sangat berharap dengan tegas Kepada Bupati Kerinci dan Dinas terkait agar menindaklanjuti hal ini dengan serius demi terwujudnya dan berjalannya suasana yang kondusif ditengah Masyarakat Desa Koto Duo Semurup Kecamatan Air Hangat Barat. Terakhir Dengan tegas dan semangat Ketua Orasi minta jabatan Kepala Desa ” DI COPOT ” Tutupnya.

Beberapa orang pendemo dari kalangan Ibuk-Ibuk juga menyampaikan hal senada agar jabatan Kepala Desa Koto Duo Semurup segera dicopot. Kami merasa kinerja Kepala Desa ini tidak berjalan secara optimal sebagai mana yang dihendaki masyarakat. Salah satu contoh kami dari PKK Desa cuman diberikan Honor sementara uang kegiatan tidak diberikan, bagaimana desa mau maju. Jelasnya

Tidak berhenti sampai disini kami akan mengunjungi Inspektorat dan Dinas Pemdes untuk dapat mengaudit dan turun kedesa memantau kinerja Kepala Desa ini, jangan tutup mata coba lihat realita dan fakta yang ada agar Roda Pemerintahan Desa berjalan dengan segala capaian yang ada sesuai yang dikehendaki oleh masyarakat pada umumnya.

Baca Juga:  BUMDes Diduga Tak Transparan, Kasim SE Terancam di Polisikan

” (Yosmadi), IRBAN IV Inspektorat Kabupaten Kerinci selaku bidang pengawasan yang menangani untuk wilayah Kecamatan Air Hangat Barat dalam pengawasan dan pembinaan Pengunaan Anggaran Dana Desa, saat dihubungi media ini untuk keterangan lebih lanjut terkait Orasi tersebut menjelaskan ” Kami selaku IRBAN IV bersama tim sudah turun kelapangan untuk memantau dan mengevaluasi serta mengaudit dari realisasi Anggaran Dana Desa dalam wilayah binaan kami, terutama untuk Desa Koto Duo Semurup. Ujarnya

” Saat ditanya apakah ada temuan dari penggunaan Dana Desa Koto Duo Semurup serta apakah ada konsekuensi dari penyelewengan penggunaan anggaran, kembali ia menuturkan ” Bahwa itu pasti ada namun kami tetap akan meminta Kepala Desa untuk mengembalikan dari jumlah temuan tersebut pada Kas Negara. Kalo untuk konsekuensinya tidak akan dicairkan Dana Desa untuk Triwulan III.

” Terkait tuntutan dari masyarakat, meminta agar Bupati Kerinci mencopot jabatan Kepala Desa Koto Duo Semurup. Kami hanya bisa memberi laporan dari hasil Evaluasi dilapangan, masalah pemberhentian dan pencopotan jabatan Kepala Desa Koto Duo Semurup itu tergantung pertimbangan dari Bupati. Tutupnya

Diwaktu terpisah, beberapa kalangan masyarakat dan aktifis yang tidak mau disebutkan namanya beberapa waktu lalu melalui media ini menyampaikan, mereka berasumsi bahwa pengawasan dan pembinaan hanya formalitas saja yang penting amplop lancar. Tutupnya

(Don).

 

Bagikan :