Yurnalis, Kepala Desa Pendung Hilir Terpilih Dari Tokoh Perempuan

Kerinci- jendelapublik.com. Tak Disangka-sangka Dari Lima Calon Kepala Desa Pendung Hilir, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci. Tokoh Perempuan satu ini menjadi Sorotan Masyarakat.

Yurnalis, merupakan salah satu calon Kepala Desa Pendung Hilir yang amat diperhitungkan, Entah apa gerangan sosok perempuan satu ini merasa terpanggil untuk terjun ke kancah dunia politik. Untuk mengikuti syarat seleksi sebagai salah satu calon Kepala Desa.

Namun, apa yang menjadi harapan dirinya tak bertepuk sebelah tangan. Dukungan begitu banyak mengalir berdasarkan hasil perolehan suara yang didapatkannya, sehingga secara resmi dirinya menjadi pemenang dan berhak menyandang jabatan baru sebagai Kepala Desa Pendung Hilir Penawar, Kecamatan Sitinjau Laut.

“Kepada media ini dirinya menuturkan, tak disangka-sangka bisa mendapatkan jabatan baru ini sebagai orang nomor satu di desanya yaitu Kepala Desa. Ini merupakan suatu kehormatan yang amat berharga dan suatu Amanah dari masyarakat yang harus saya emban. Ungkapnya

“Harapan saya kedepan, semoga perlahan-lahan jabatan ini akan terasa nyaman, Pasalnya baru kali ini Kepala Desa Perempuan disini. Semoga dengan kepemimpinan saya kedepan akan membawa dampak positif ditengah masyarakat setempat. Pintanya

“Lebihlanjut, tentang wacana apa yang akan menjadi rencana awal dalam kepemimpinan ini, selain visi dan misi, tentunya setelah pelantikan nantinya akan kita bahas untuk duduk bersama elemen masyarakat tentang prioritas pembangunan yang akan kita lakukan nantinya, yang jelas berdasarkan azas musyawarah serta kebijakan yang baik demi terwujudnya peningkatan, pemerataan, pembangunan disegala lini”.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas dirinya, relawan, simpatisan, maupun masyarakat pada umumnya. Yang tidak kalah penting adalah kepada Panitia Pelaksana yang jauh-jauh hari sudah menata dengan baik dari tahapan seleksi hingga akhir, Alhamdulillah berjalan dengan baik.

Baca Juga:  SK Tak Dikeluarkan, 10 CPNS Gugat Adirozal, Pejabat BKD Diperiksa Ombudsman

“Dengan berakhirnya tahapan pemilihan calon kepala desa, berbeda pandangan itu biasa dan lumrah. mari kita sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan secara hakiki ditengah masyarakat dan mempererat kembali hubungan yang erat demi terwujudnya tatanan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Tutupnya

(Don).

Bagikan :